Deden06sttg's Weblog

Pengajuan Proposal Kerja Praktek

Posted by deden06sttg pada Oktober 6, 2009

ANALISIS SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PENDAFTARAN PELANGGAN BARU MENGGUNAKAN METODE BERORIENTASI OBJEK DENGAN UNIFIED APPROACH (UA)

(Studi Kasus di PT. PLN  (Persero) Garut)

PROPOSAL

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

Kerja Praktek

Oleh:

DEDEN RIZAL NOPAWIJAYA

NRP. 0606017

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT

2009

PROPOSAL KERJA PRAKTEK

ANALISIS SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PENDAFTARAN PELANGGAN BARU MENGGUNAKAN METODE BERORIENTASI OBJEK DENGAN UNIFIED APPROACH (UA)

(STUDI KASUS DI PT. PLN  (PERSERO) GARUT)

  1. 1. Latar Belakang Masalah

Dari tahun ketahun pengetahuan dan teknologi semakin mengalami kemajuan yang sangat pesat. Seiring  dengan berkembangnya teknologi tersebut, manusiapun terus berusahan untuk meningkatkan kreatifitas dan aktifitasnya. Dengan mengunakan alat yang begitu canggih yang disebut dengan teknologi komputer. Dengan kecanggihan teknologi pada abad ini pekerjaan yang ingin diselesaikan oleh manusia dengan mudah dan semua bisa diatasi dengan bantuan komputer.

Di zaman sekarang ini manusia dituntut untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Hal ini tidak akan tercapai bila tidak didukung dengan adanya informasi yang memadai dan akurat, sebab informasi memegang peranan penting dalam keberhasilan suatu organisasi. Perkembangan informasi yang sangat pesat ini didukung oleh suatu teknologi pendukung sistem informasi, yaitu IT (Information Technology) atau diartikan sebagai teknologi informasi. Perkembangan teknologi ini mampu mendobrak batas ruang dan waktu, artinya informasi bisa didapat oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja, sehingga perubahan informasi dapat berlangsung dengan sangat pesat.

Perkembangan teknologi dibidang informasi ini telah memasuki berbagai bidang, sehingga banyak perusahaan baik milik pemerintah maupun milik swasta yang berusaha untuk dapat bersaing dengan perusahaan lain. Salah satunya adalah PT. PLN (Persero) Garut.

PT. PLN (Persero) Garut dimana salah satu fungsinya adalah memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat, namun dalam hal ini pelayanan yang diberikan masih memiliki kekurangan misalnya pelayanan pengolahan data pelanggan dimana data yang sudah diarsipkan sebelumnya hilang dan mengalami kerusakan pada saat data tersebut dibutuhkan, sehingga memperlambat waktu pelayanan.

Masyarakat sebagai salah satu komponen penting yang selalu menggunakan pelayanan dari PT. PLN (Persero) Garut dimana masyarakat selalu berharap mendapatkan sebuah pelayanan yang terbaik. Oleh karena itu dalam mendukung peningkatan efisiensi kerja, waktu dan sumber daya manusia maka perlu dibangun suatu sistem informasi pelanggan PT. PLN (Persero) Garut agar nantinya diperoleh kemudahan dan kelancaran dalam memberikan pelayanan secara maksimal.

Dari sisi retail kegiatan dilaksanakan oleh Area Pelayanan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan layanan melalui peningkatan efektivitas dan efisiensi proses bisnis yang saling berkaitan. Model pelayanan yang dibangun adalah one stop service. Dari sisi wire kegiatan dilaksanakan oleh Area Jaringan dengan tujuan menjaga mutu dan keandalan pasokan tenaga listrik. Dengan didukung oleh aplikasi sistem informasi yang berbasis teknologi mutakhir, menjadikan sistem pelayanan pelanggan PT. PLN (Persero) Garut menjadi lebih mudah, sehingga pelanggan dapat menikmati kemudahan-kemudahan proses pelayanan pelangan tersebut.

Salah satu layanan yang berbasis komputer yang terdapat di  PT. PLN (Persero) Garut adalah sistem informasi pengolahan data pendaftran pelanggan baru pada PT. PLN (Persero) Garut yang di lakukan secara langsung di PT. PLN (Persero) Garut.

Dalam menganalisis perangkat lunak atau sistem informasi diperlukan suatu pendekatan yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah, diantaranya adalah pendekatan klasik atau konvensional, pendekatan prosedural, dan pendekatan berorientasi objek.

Diantara semua pendekatan, pendekatan yang terbaru dan popular saat ini yaitu pendekatan berorientasi objek. Pendekatan ini merupakan suatu teknik yang memusatkan rancangan pada objek dan antar muka yang dihasilkan. Objek adalah entity yang berisi data atau variabel dan tingkah laku. Data atau variabel yang menggambarkan sifat atau keadaan objek dalam dunia nyata (real world) didefiniskan sebagai attribute, sedangkan tingkah laku yang menggambarkan aksi-aksi yang dimiliki objek didefinisikan sebagai method.

Kenyataannya, perancangan berorientasi objek sama seperti pendekatan lainnya memerlukan suatu pemodelan untuk menggambarkan sistem yang sedang ditinjau secara keseluruhan. Sistem yang besar dan sangat komplek memerlukan suatu teknik pemodelan dan visualisasi yang baik. Terdapat beberapa faktor berhasilnya suatu perancangan dan pengembangan sistem, salah satu faktor yang sangat penting adalah pemakaian bahasa pemodelan yang tepat.

Metode analisis yang berorientasi objek diantaranya Unified Approach (UA)  dari Ali Bahrami (1999). Unified Approach (UA) adalah suatu metodologi pengembangan sistem berbasis objek yang menggabungkan proses dan metodologi yang telah ada sebelumnya dan menggunakan Unified Modelling Languge (UML) sebagai standar pemodelannya. Proses dan tahapan yang ada dalam Unified Approach (UA) merupakan proses-proses  terbaik yang diambil dari metode objek yang telah diperkenalkan oleh Booch, Rumbaugh, dan Jacobson.  Tahap Analisis dalam Unified Approach (UA) ditujukan untuk mengidentifikasi kelas-kelas yang terdapat dalam sistem.

Sehubungan dengan penjelasan di atas, penyusun tertarik untuk menggunakan Unified Modeling Language (UML) dalam menganalisis  sistem yang berorientasi objek ke dalam penelitian kerja praktek yang dilakukan di PT. PLN (Persero) Garut. Dalam penelitian ini penyusun mengambil judul “ANALISIS SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PENDAFTARAN PELANGGAN BARU MENGGUNAKAN METODE BERORIENTASI OBJEK DENGAN UNIFIED APPROACH (STUDI KASUS DI PT. PLN  (PERSERO) GARUT)”.

2.      Identifikasi Masalah

Permasalahan yang ditemukan dalam sistem ini adalah :

  1. Apakah Sistem Informasi pengolahan data pendaftaran pelanggan baru di PT. PLN (Persero) Garut telah dapat mengakomodasi kebutuhan pengurus dalam bidang administrasi pengolahan data pendaftaran pelanggan baru di PT. PLN (Persero) Garut.
  2. Apakah Sistem Informasi pengolahan data pendaftaran pelanggan baru di PT. PLN (Persero) Garut telah dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam melakukan pendaftaran pelanggan baru di PT. PLN (Persero) Garut.
  1. 3. Tujuan penelitian

Melalui kegiatan analisis,  tujuan dari kerja praktek ini adalah untuk mengetahui sejauh mana sistem informasi pengolahan data pendaftaran pelanggan baru di PT. PLN (Persero) Garut dapat melayani para calon pelanggan baru dengan baik dalam melakukan transaksi.

  1. 4. Batasan Masalah

Adapun batasan masalah dalam laporan kerja praktek ini adalah sebagai berikut :

  1. Sistem Informasi yang diteliti adalah Sistem Informasi pengolahan data pendaftaran pelanggan baru di PT. PLN (Persero) Garut.
  2. Menganalisis proses-proses yang terlibat dalam Sistem Informasi pengolahan data pendaftaran pelanggan baru di PT. PLN (Persero) Garut.
  3. Pemodelan yang digunakan adalah Unified Modelling Languge (UML).
  4. Metode analisis yang digunakan yaitu pendekatan berorientasi objek menggunakan dengan Unified Approach (UA).
  1. 5. Kerangka Pemikiran

Sebuah sistem informasi memiliki peranan yang sangat penting bagi kelangsungan sebuah organisasi. Oleh karena itu, hal pertama yang harus dilakukan untuk menciptakan sebuah sistem informasi yang handal adalah dengan menganalisis setiap aktivitas bisnis dari sistem sampai didapatkan gambaran dari perilaku sistem. Dengan analisis yang baik, maka akan menghasilkan sebuah gambaran sistem yang jelas sebagai source untuk tahapan selanjutnya, seperti untuk tahapan desain sampai tahapan implementasi pada aktivitas rekayasa perangkat lunak.

Penerapan konsep pengembangan sistem konvensional yang pada saat ini masih banyak dipakai, dirasakan masih memiliki beberapa kelemahan. Salah satu faktor yang menyebabkan konsep pengembangan sistem ini dipandang kurang cocok adalah ketika diterapkan pada sistem yang memiliki kompleksitas yang cukup tinggi. Sehingga perilaku dari sistem yang akan dikembangkan/dirancang tidak sepenuhnya dapat mewakili dari aktivitas bisnis yang sebenarnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka penulis mencoba menerapkan konsep pengembangan sistem berorientasi objek untuk diterapkan pada Sistem Informasi Pengolahan Data Pelanggan Baru yang ada di PT. PLN (Persero) Garut. Konsep pengembangan sistem berorientasi objek ini diharapkan dapat menggambarkan dan mewakili dari aktivitas bisnis sistem yang sebenarnya.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar kerangka pemikiran dibawah:

Gambar 1. Kerangka pemikiran

  1. 6. Metodologi Penelitian

Metodologi pengumpulan data merupakan salah satu unsur yang penting dalam proses analisis dan pengembangan sistem. Ada pun metode yang di gunakan pada penelitian kerja praktek ini adalah sebagai berikut :

5.1 Metode Pengumpulan Data :

  1. Teknik Wawancara

Melakukan tanya jawab secara langsung kepada staf pekerja ahli dalam bidang Teknologi Informasi (TI) di PT. PLN (Persero) Garut.

  1. Studi Dokumentasi

Mempelajari beberapa dokumen, literatur, atau file-file yang  berhubungan dengan penelitian yang dilakukan.

  1. Observasi

Mengamati kinerja perusahaan, mempelajari bagaimana proses sistem informasi data yang sedang berjalan, sehingga peneliti bisa mengetahui sejauh mana kelancaran kinerja yang ada dan dapat mengetahui informasi-informasi apa saja yang dihasilkan dan informasi apa yang akan diidentifikasi.

  1. Studi Kepustakaan

Mempelajari dan menganalisa beberapa referensi buku yang berkaitan dengan masalah yang ada dalam ruang lingkup penelitidadwan.

5.2  Metode Analisis

Metode analisis yang akan digunakan yaitu pendekatan berorientasi objek dengan Unified Approach (UA)  dari Ali Bahrami (1999). UA adalah suatu metodologi pengembangan sistem berbasis objek yang menggabungkan proses dan metodologi yang telah ada sebelumnya dan menggunakan Unified Modelling Languge (UML) sebagai standar pemodelannya. Proses dan tahapan yang ada dalam UA merupakan proses-proses  terbaik yang diambil dari metode objek yang telah diperkenalkan oleh Booch, Rumbaugh, dan Jacobson.  Tahap Analisis dalam UA ditujukan untuk mengidentifikasi kelas-kelas yang terdapat dalam sistem.

Langkah-langkah yang harus dilakukan pada metodologi UA dari Ali Bahrami (1999) adalah sebagai berikut:

Gambar Tahap Analisis UA

Keterangan:

  • Identifikasi Aktor

Tahap menganalisis aktor yang akan berinteraksi dengan sistem

  • Pengembangan  Diagram Use Case dan Diagram Aktifitas

Tahap yang menggambarkan alur kerja sistem dalam diagram aktifitas dan menggambarkan interaksi antara user dengan sistem dalam diagram use case

  • Pengembangan Diagram Interaksi

Diagram interaksi yang digunakan adalah sequence diagram, dalam diagram ini digambarkan interaksi antar objek dalam sistem melalui pesan yang dikirimkan dari objek yang satu ke objek yang lain.

  • Identifikasi Kelas-kelas, relasi, atribut dan method

Proses mengidentifikasi kelas, relasi, atribut dan method dalam sistem berdasarkan proses sebelumnya.

  • Pemeriksaan terhadap tahap sebelumnya.

Proses pemeriksaan terhadap hasil akhir tahap analisis. Bila terdapat kesalahan maka  kembali ke tahap awal analisis bila hasilnya benar maka tahap analisis selesai.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Amsyah,Zulkifli, “Manajemen Sistem Informasi”, Gramedia Pustaka Utama: Jakarta,2000.
  2. Jogianto Hartono, ”Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Aplikasi Bisnis”, Ed.2.,Cet.1, Andi Yogyakarta, 1999.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: